Kamis, 14 Agustus 2014

Berjalan dengan Allah

Pertanyaan sederhana bagi seseorang adalah apa yang kita lakukan setelah kita membuka mata saat bangun tidur?

Pertanyaan tersebut layaknya kita kembalikan pada diri kita sendiri untuk bertanya dalam hati. Saya mengakui sesaat saya bangun tidur yang saya lakukan adalah melihat jam lewat handphone saya, setelah itu terus lanjut asyik dengan handphone. Kebiasaan tersebut sudah melekat sejak saya memilii gadget. Lalu apa selanjutnya? Saya berdoa. Hal tersebut sebenarnya salah besar. Hal utama yang harus kita lakukan sesaat kita bangun tidur adalah BERDOA dan mengucap syukur atas nafas kehidupan yang masih kita dapatkan saat itu. Karena apa? Karena Tuhan yang bekerja secara luar biasa menghidupi manusia di atas bumi ini. Lalu, masih pantaskah kita menomor duakan Tuhan Yesus? 

13 Agustus 2014 dimana hari efektif saya berkuliah dan melakukan aktivitas lainnya. Hari itu saya sangat merasakan KASIH TUHAN yang teramat dalam. Tak perlu sejuta orang mengenal siapa kita, namun cukup segelintir orang menyapa dan memeluk kita dengan hangat itu lebih baik. 

Tangan kasih Tuhan sungguh bekerja dalam setiap umat yang tidak pernah melupakanNya. Dalam suatu peristiwa, saya melangkahkan kaki saya dengan ragu serta dalam hati berkata "Tuhan, tolong dan lindungi saya". Maka, Tuhan tidak pernah diam saja, Ia bekerja begitu dahsyat mengubah segala sesuatu yang semula mustahil menjadi nyata, bahkan melebihi apa yang kita duga dan inginkan (out of my expectation).

Mungkin saya tidak akan menjabarkan peristiwa detail apa yang saya alami selama hari hari saya, namun satu yang pasti, kekuatan DOA mengubah segalanya. 

Apalagi? PERCAYA ! 

Menggondol sekarung kepercayaan kepada Sang Kuasa tidak pernah rugi. Percayalah! Semua yang kita inginkan dan impikan, pasti akan terjadi. Karena lagu 'Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil' tersebut dikarang dengan benar adanya bagi kehidupan manusia (coba dengarkan dan hayati).

Next? KERJA KERAS !

Menggampai apa yang kamu impikan memang tidak mudah, ada beberapa faktor yang akan menghampiri diri kita sendiri, entah dari sisi kita sendiri dan dari orang lain, bahkan dari lingkungan.
Namun, satu yang pasti kerja keras tanpa putus asa adalah jawabannya. 

Gagal? Get up! Gagal lagi? Try again! Masih gagal? Terus berjuang sampai tidak ada yang mengalahkanmu!

Rata - rata orang lain tersenyum simpul ketika diri kita gagal. Karena baginya, ada kesempatan untuk mencuri. Namun, Tuhan merencanakan jauh lebih baik dari apa yang kita rencanakan. Trust it! 

`Jangan pernah meremehkan orang lain! 


Berjalan bersama Tuhan selalu ISTIMEWA ! 

PROVE IT!


Best Regards, 


Fransisca Stefanie Chandra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar